Assalamu’alaikum Wr Wb
Kali ini aku akan menceritakan sedikit pengalaman pribadiku saat masih duduk di bangku SMA. Pagi itu, sehabis sholat subuh di masjid, saya melakukan aktivitas seperti biasa. Lari pagi di sepanjang jalan di tengah perkebunan yang ada di tetangga desa. Sambil mendengarkan lantunan lagu mp3 dari hp, aku terus bersemangat walau hanya sendirian.
Tak terasa satu rute telah terlewati, dan matahari mulai menampakkan teriknya, maka aku bergegas untuk pulang. Ditengah perjalananku pulang, aku melihat sesosok pemuda yang kelihatan buru-buru mengendarai motornya. Tiba-tiba saja, ada sesuatu yang jatuh dari saku atau tas pemuda itu. Dari kejauhan aku berteriak untuk memberitahunya. Namun karena begitu cepat laju motor dan rute jalan dekat dengan tikungan, aku kehilangan jejak pemuda itu.
Tak terasa satu rute telah terlewati, dan matahari mulai menampakkan teriknya, maka aku bergegas untuk pulang. Ditengah perjalananku pulang, aku melihat sesosok pemuda yang kelihatan buru-buru mengendarai motornya. Tiba-tiba saja, ada sesuatu yang jatuh dari saku atau tas pemuda itu. Dari kejauhan aku berteriak untuk memberitahunya. Namun karena begitu cepat laju motor dan rute jalan dekat dengan tikungan, aku kehilangan jejak pemuda itu.Aku berusaha untuk mengambil sesuatu yang jatuh tersebut. Ternyata sebuah dompet hitam berisi identitas dan surat-surat penting yang aku agak kelupaan waktu itu. Seingatku yang pasti tidak ada uang dengan nominal yang banyak. Aku pun memutuskan untuk mengambil dompet itu dan menyimpannya dirumah.
*****
*****
Setelah sampai dirumah, aku menceritakan kejadian itu pada ayahku. Akhirnya aku dan ayahku memutuskan untuk mencari alamat yang tertera pada dompet itu dan berniat untuk mengembalikannya.
Alamatnya tidak begitu jauh dari rumahku, hanya tetangga desa ternyata. Tapi sayangnya aku tidak dapat menemui orang yang tertera pada identitas tersebut. Akhirnya aku pulang dan hanya memberitahu pada tetangganya bahwa dompetnya telah ditemukan.
Hingga sampai malam harinya, tiba-tiba ada seorang pemuda mendatangi ke rumah nenekku. Kebetulan aku memang waktu itu tinggal bersama nenekku. Ternyata pemuda itu adalah seorang yang kehilangan dompet yang tadi pagi aku temukan.
Aku serahkan dompet itu dalam kondisi utuh. Dan sebelum pulang, pemuda itu member sebuah amplop kalo tidak salah waktu itu padaku. Ternyata amplop itu berisi uang yang lumayan lah bagi kalangan seorang pelajar. Aku bersyukur terutama pada Allah yang mungkin sebagai hadiah akan peristiwa itu padaku.
*****
*****
